Kebutuhan itu eskalasi

Kebutuhan duniawi kita mengalami eskalasi setiap kali kita berhasil memenuhinya. Hal ini terjadi baik kita sadar ataupun tidakkebutuhan-3 sadari. Apa yang bisa menghentikan eskalasi tersebut? Sebenarnya tidak ada…Yang ada adalah ucapan kata “syukur” untuk setiap eskalasi kebutuhan yang berhasil kita raih. Ingatlah bahwa kita sudah menjejaki anak tangga sejauh ini, hanya karena kemurahan Allah semata.

Kita lupa bahwa “normal” adalah sesuatu yang patut untuk kita selalu syukuri.

Manusia seringkali lupa untuk bersyukur. Kita lupa bahwa “normal” adalah sesuatu yang patut untuk kita selalu syukuri. Sebagai contoh, bangun tidur di pagi hari, kita bisa membuka mata, menegakan badan dalam kondisi sehat, mandi, makan, berangkat kerja dan sebagainya. Nah..coba bayangkan di suatu hari yang lain ketika bangun tidur, membuka mata dan mendapati tubuh kita terasa nyeri-nyeri serta tidak cukup tenaga untuk bangkit, tidak enak badan, demam, pusing dan sebagainya. Saat itulah kita baru sadar bahwa sehat adalah kenikmatan hidup yang sangat mahal. Normal adalah mahal.

Hal apa lagi yang bisa membuat seseorang ingat untuk bersyukur? Mungkin musibah yang menghapus semua kebutuhan kita sampai titik terendah, hapus rumah, hapus makanan, hapus orang yang kita cintai…baru saat itulah kita sadar betapa berartinya mereka semua…Sekali lagi, normal adalah mahal.

#filosofi

 

kebutuhan-7

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s