Dokter anak seperti apa yang ideal?

memilih dokter anak yang berkualitas, atau paling tidak memenuhi syarat tertentu adalah hal yang mutlak

Dokter Anak, Seperti Apa yang Ideal?
 
Kompas, Senin, 11 Agustus 2008 | 15:28 WIB
Bayi dan balita memang lebih mudah terserang penyakit. Batuk, flu, atau demam adalah penyakit yang sering jadi “langganan” si kecil. Tak heran bila Anda harus bolak-balik membawanya ke dokter, selain juga untuk mendapatkan vaksinasi. Oleh karena itu, memilih dokter anak yang berkualitas, atau paling tidak memenuhi syarat tertentu adalah hal yang mutlak.

Ada beberapa syarat dokter anak yang ideal. Untuk mengetahuinya Anda bisa mencari rekomendasi dari teman, kerabat, atau tetangga. Ada orangtua yang melihat ramainya praktek dokter sebagai ukuran dokter yang ideal. Tempat praktek yang ramai biasanya menunjukkan dokter yang komunikatif, bisa menjawab pertanyaan orangtua, obatnya manjur, atau tarifnya terjangkau. Namun bukan berarti dokter yang praktiknya sepi, jelek lho.

Nah, apa saja yang perlu dimiliki seorang dokter anak yang ideal?

1. Punya waktu yang fleksibel
Sebelum memilih dokter, pastikan apakah si dokter memiliki aturan istimewa untuk anak yang sakit dan butuh penanganan darurat. Jangan sampai Anda tetap harus mengantri berjam-jam padahal demam si kecil sudah mencapai 40 derajat.

2. Komunikatif
Seorang dokter yang baik selayaknya membuka komunikasi lebar-lebar, salah satu indikasinya adalah mau menerima konsultasi lewat telepon, terutama untuk hal yang darurat. Apalagi kesehatan anak sangat ringkih, bisa saja pada malam hari si kecil demam tinggi dan kejang-kejang. Selain komunikatif dengan orangtua, dokter juga idealnya komunikatif dengan anak sehingga anak tidak merasa takut.

3. Jarak dekat
Bila memungkinkan, pilih dokter yang tempat praktiknya tidak terlalu jauh dari rumah sehingga Anda tidak membuang waktu lama di jalan.

4. Kesesuaian filosofi
Sebaiknya Anda memiliki kesamaan konsep kesehatan dan pengasuhan dengan dokter. Misalnya dokter mendukung niat dan usaha Anda untuk memberikan ASI eksklusif, atau tidak memaksa Anda memberikan vaksin untuk anak jika Anda tidak merasa yakin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s