Poem 002

MENUNGGU KEKASIH

Tubuhku terbalur luka
Jiwaku terambang merana
Matikah hambamu ini
Rasanya perih mendengarnya
Akankah kurasakan siksa neraka
Atau lembutnya angin surga
Sgra kucari jawaban
Dari tilikan perbuatanku
Dari jelmaan pahalaku
Terutama
ketaatanku pada perintahMu
Tapi….
Ada perihal halau pikiranku
….
Ku belum genggam smua impian
Ku belum bahagiakan kekasihku
Ku belum buatnya tersenyum
Impian duniaku
Akankah masih berarti disini?
….
Ah apalah arti dunia sekarang
Bila dunia hanya perantara

Padang ba’srah ini
Luas kali tak berujung
Putih berkelip silaukan mata
Perantara jiwa baruku
Ku kan menunggunya
Menunggu.
Tetap menunggu…
Sampai hari itu datang menjemput…
Satukan kami lagi ya Tuhan
Kumohon…
(Drake, dedication to my very best wife, metta, 20 Juli 2007)

Posted in UncategorizedTagged

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s